pinjami aku kekang dari sembrani gagahmu
aku ingin menghentikan laju waktu tepat di menit ini
jikapun mesti terkapar, kuingin di menit ini saja
atau tuliskan secarik ramuan rahasia agar ragaku bisa tak menua
desember ini aku merasa semakin renta saja
semilir bayu serupa selaksa jarum susupi pori-poriku
jikapun mesti berdarah, kuingin di menit ini saja
aku yakin sangat, desember ragu-ragu menyudahi tiga puluh satu hitungannya
pergantian hari serupa kesia-siaan yang mau tak mau
tak kulihat lagi beda kemarin, hari ini, pun esok
jikapun mesti pudur, kuingin di menit ini saja
aku semakin menua, renta dijemur derita
terkapar, berdarah, pudur
enggan sudah aku berdoa
_demi sebentuk sorga yang entah ada entah tidak
enggan sudah aku menghiba
_demi sebentuk cinta yang entah ada entah tidak
pahamilah, adinda
ini bukan desember pertamaku
ini bukan desember bertabur bunga
ini bukan desember berselimut salju
desember ragu-ragu melaju
selambat apapun itu, tetap akulah yang tertinggal
terkapar, berdarah, pudur
berhentilah wahai kau waktu!
tak ada guna kau sapa esok
hanya hitungan dosaku yang bertambah
sedang ragaku semakin renta menua
maka berhentilah di menit ini saja.
RGS
Rabu, 04 Januari 2012
KUCING-KUCINGAN
mari kita main kucing-kucingan
aku sembunyi di balik juntai jubah
kau sembunyilah pula di balik hijab lapis dua
mari kita mulai menghitung mundur dari lima
aku menahan nafas dalam gairah mendera
kau memejam mata pula dalam gamang batas norma
permainan ini harus terus kita jaga rahasianya
bisa celaka jika ada yang turut serta
dan membocorkan persembunyian kita
mari kita main kucing-kucingan
jaga rahasia, bunuh gairah
atau...kita saling terkam saja?
RGS
aku sembunyi di balik juntai jubah
kau sembunyilah pula di balik hijab lapis dua
mari kita mulai menghitung mundur dari lima
aku menahan nafas dalam gairah mendera
kau memejam mata pula dalam gamang batas norma
permainan ini harus terus kita jaga rahasianya
bisa celaka jika ada yang turut serta
dan membocorkan persembunyian kita
mari kita main kucing-kucingan
jaga rahasia, bunuh gairah
atau...kita saling terkam saja?
RGS
PAGI PECAH
belumlah usai embun dijilat surya, gerimis datang menebalkan dendam.
rindu berkalang bau amis darah belalang, sedangkan sembah belum sempurna usai.
setengah hari akan purna begitu saja, sepertinya.
genapkan dahulu pintamu pada tuhan yang berkelamin bimbang.
sebelum rindu semakin mendendam iman.
embun berlapis rintik gerimis...
dan surya tak pernah berpaling ke arah tangis.
serupa apa kisah hari ini?
masihkah doa dan paras memelas jadi alas tipuan nafsumu?
kita membodohi malam di setiap kelamnya.
kita selingkuh ketika siang belum sempurna terang.
kita mengutuk kelamin tuhan yang memanjang...
salahkan saja hujan, jikalau pagi pecah centang perenang.
RGS
rindu berkalang bau amis darah belalang, sedangkan sembah belum sempurna usai.
setengah hari akan purna begitu saja, sepertinya.
genapkan dahulu pintamu pada tuhan yang berkelamin bimbang.
sebelum rindu semakin mendendam iman.
embun berlapis rintik gerimis...
dan surya tak pernah berpaling ke arah tangis.
serupa apa kisah hari ini?
masihkah doa dan paras memelas jadi alas tipuan nafsumu?
kita membodohi malam di setiap kelamnya.
kita selingkuh ketika siang belum sempurna terang.
kita mengutuk kelamin tuhan yang memanjang...
salahkan saja hujan, jikalau pagi pecah centang perenang.
RGS
Tak Perlu Dimengerti
melengganglah waktu dengan lenggok gadis tujuh belas tahun
menyusuri wajah bumi nan semakin berkerut
menyambit bulan agar tak pernah purnama
kemudian hinggap di bawah kelopak mata
dua ratus delapan mantera menyibak misteri
merancang akhir kisah bella dan edward cullen
menghipnotis stephenie meyer agar tak meluka anak serigala
lalu waktu bertumpuk pada sepiring sesal
menyantapnya dengan kesadaran penuh tentang dosa
namun aku lahap tak peduli mertua!
bacalah jejaknya di tiap kerikil pecah
gurat yang dibuat tanpa basa-basi
menintamerahkan sebuah cinta
waktu mengakhiri lenggangnya
di kesakitanku berpisah denganmu
RGS
menyusuri wajah bumi nan semakin berkerut
menyambit bulan agar tak pernah purnama
kemudian hinggap di bawah kelopak mata
dua ratus delapan mantera menyibak misteri
merancang akhir kisah bella dan edward cullen
menghipnotis stephenie meyer agar tak meluka anak serigala
lalu waktu bertumpuk pada sepiring sesal
menyantapnya dengan kesadaran penuh tentang dosa
namun aku lahap tak peduli mertua!
bacalah jejaknya di tiap kerikil pecah
gurat yang dibuat tanpa basa-basi
menintamerahkan sebuah cinta
waktu mengakhiri lenggangnya
di kesakitanku berpisah denganmu
RGS
berbisik di mulutmu
jangan mengira aku akan mencium bibirmu...haram!
aku hanya akan berbisik di mulutmu, sini mendekatlah...
RGS
aku hanya akan berbisik di mulutmu, sini mendekatlah...
RGS
Selimut Batumu
"aku tak pernah melupakanmu, sungguh!
tetapi bukan pula berarti aku selalu mengingatmu"
lalu seekor kupu-kupu menitipkan sebelah sayap padaku
pucat tak bergairah
hingga meluntur pula rona wajahku
aku tetaplah lumut beludru selimut batumu
termangu menghitung waktu
mendungu
RGS
tetapi bukan pula berarti aku selalu mengingatmu"
lalu seekor kupu-kupu menitipkan sebelah sayap padaku
pucat tak bergairah
hingga meluntur pula rona wajahku
aku tetaplah lumut beludru selimut batumu
termangu menghitung waktu
mendungu
RGS
Langganan:
Postingan (Atom)